Meganews.co.id, Situbondo – Polres Situbondo menunjukkan kepedulian mendalam terhadap kondisi psikologis korban dan keluarga yang terdampak insiden runtuhnya atap asrama santri putri di Kecamatan Besuki. Melalui tim konselor, Polres Situbondo melaksanakan kegiatan trauma healing dan pendampingan psikologis di area pondok pesantren, Senin (03/11).
Kegiatan yang dipimpin oleh Kabag SDM Polres Situbondo AKP Aryo Pandanaran ini diikuti oleh para korban dan keluarga yang terdampak langsung. Tujuannya untuk membantu mereka mengatasi tekanan emosional pasca-musibah.
“Kami ingin hadir bukan hanya dalam sisi penanganan hukum dan keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan. Pendampingan psikologis ini penting agar korban dan juga keluarga bisa pulih secara mental dan emosional,” tutur AKP Aryo.
Melalui sesi berbagi cerita, konseling personal, dan pendekatan spiritual, keluarga korban tampak mulai terbuka dan merasa lebih tenang. Salah satu anggota keluarga korban menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pihak kepolisian.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Polres Situbondo untuk hadir dalam upaya pemulihan psikologis masyarakat pasca-bencana, selain tugas utama menjaga keamanan.(BJ)









