Surabaya, Meganews.co.id – Berdasarkan data sementara pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 9.00 WIB, arus balik di wilayah KAI Daop 8 Surabaya masih tinggi. Diproyeksikan sebanyak 52.409 penumpang akan memanfaatkan layanan kereta api pada hari ini, yang terdiri dari 29.346 penumpang datang dan 23.063 penumpang berangkat. Jumlah tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari.
Adapun tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi hari ini (29/3) yaitu:
1. Stasiun Surabaya Gubeng: 16.294 penumpang
(Naik: 6.584 | Turun: 9.710)
2. Stasiun Surabaya Pasarturi: 15.104 penumpang
(Naik: 6.467 | Turun: 8.637)
3. Stasiun Malang: 8.358 penumpang
(Naik: 2.836 | Turun: 5.522)
Selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11–29 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 902.543 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 457.917 penumpang berangkat dan 444.626 penumpang datang.
Sementara itu, hingga Minggu (29/03), penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat mencapai 497.008 tiket atau sekitar 88% dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 561.528 tempat duduk. Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan untuk periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya masa Arus balik Lebaran.
Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan melayani sebanyak 990.294 penumpang, yang terdiri dari 497.008 penumpang berangkat dan 493.286 penumpang datang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, pemerintah menghadirkan program diskon sebesar 30% untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia sebanyak 188.288 tiket dengan tarif diskon. Hingga saat ini, sebanyak 150.665 tiket telah terjual atau sekitar 80%.
Hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk memanfaatkan diskon 30% tersebut, dengan ketersediaan tiket yang masih tersisa lebih dari 2 ribu kursi.
Adapun tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi pada arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan total 30.293 tiket terjual, disusul 19 Maret dengan 29.409 tiket. Tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan pada masa Angkutan Lebaran.
Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026, dengan layanan mencapai 57.210 penumpang, yang terdiri dari 31.684 penumpang datang dan 25.526 penumpang berangkat. Meski demikian, tiket untuk berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang memadai.
Dalam rangka menyemarakkan momen Hari Raya sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan, KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya” melalui promo tarif parsial pada sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh.
Program ini berlaku untuk periode keberangkatan 22 hingga 30 Maret 2026, khusus untuk relasi Yogyakarta dan Semarang, dengan total ketersediaan sebanyak 21.411 kursi kelas eksekutif. Melalui program ini, pelanggan memiliki kesempatan untuk menikmati perjalanan yang nyaman dengan tarif yang lebih terjangkau selama masa Angkutan Lebaran.
Hingga Minggu (29/03), masih tersedia sekitar 3 ribu tiket dengan skema tarif parsial yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu, KAI juga menghadirkan Promo Silaturahmi 2026 berupa potongan harga sebesar 20% untuk KA Ijen Ekspres relasi Malang–Ketapang, yang berlaku untuk periode keberangkatan 30 Maret hingga 1 April 2026.
Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan serta mengatur waktu tiba di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta. Selain itu, pelanggan diharapkan senantiasa menjaga dan mengawasi barang bawaan, baik selama berada di stasiun maupun saat perjalanan menggunakan kereta api, demi kenyamanan dan keamanan bersama.
KAI juga mengingatkan pelanggan untuk melakukan perjalanan sesuai dengan relasi yang tertera pada tiket dan tidak melebihi relasi yang telah ditentukan, demi menjaga kenyamanan, keamanan, dan ketertiban bersama.(BJ)









