Meganews.co.id, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya kembali meminta maaf kepada penumpang atas gangguan perjalanan kereta api yang masih berlanjut akibat luapan air di jalur lintas utara, tepatnya di antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang. Gangguan ini terjadi sejak Selasa (28/10) dan berdampak pada keterlambatan serta perubahan rute sejumlah kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa pada Rabu (29/10/25) pagi, KAI masih menerapkan pola operasi memutar bagi beberapa KA Jarak Jauh yang berangkat dari Surabaya Pasar Turi maupun Malang menuju Jakarta.
Beberapa kereta yang mengalami perubahan pola operasi antara lain:
KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir dialihkan melalui lintas Surabaya Pasar Turi – Madiun – Solo.
KA Matarmaja relasi Malang – Pasar Senen dialihkan melalui lintas Solo Balapan – Kutoarjo – Purwokerto – Cirebon.
Sebagai bentuk kompensasi atas ketidaknyamanan, KAI menawarkan opsi pembatalan tiket dengan pengembalian biaya 100% atau service recovery sesuai ketentuan yang berlaku bagi pelanggan yang terdampak. Hingga pagi hari ini, tercatat 476 penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya telah membatalkan tiket mereka.
Luqman Arif mengimbau para pelanggan untuk selalu memperbarui informasi perjalanan melalui saluran resmi KAI. “Kami memohon maaf atas potensi keterlambatan yang terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem,” pungkasnya. Pihak KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi jalur secara berkelanjutan.(BJ)









