Breaking News

Polres Malang Ungkap Dugaan Perilaku Ekshibionis, Polisi : Hanya Salah Paham

- Publisher

Sabtu, 11 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Pakis AKP Sunarko Rusbiyanto

Kapolsek Pakis AKP Sunarko Rusbiyanto

Meganews.co.id, Malang – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus dugaan perilaku ekshibionis yang terjadi di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kejadian tersebut sempat viral di media sosial usai korban mengunggah kisahnya di dunia maya.

Kapolsek Pakis AKP Sunarko Rusbiyanto dalam konferensi pers dihadapan media mengatakan, kejadian bermula ketika Polsek Pakis mendapatkan laporan adanya berita viral di media sosial Instagram mengenai aksi diduga pelecehan seksual di Jalan Raya Ampeldento, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Rabu (08/05).

Menyikapi laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pakis segera bertindak dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial AK (38) yang berasal dari Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

“Menanggapi laporan kejadian yang viral kemarin yaitu orang yang melihatkan alat kemaluannya kemudian kami melakukan penyelidikan terhadap yang bersangkutan,” tutur AKP Sunarko di Polsek Pakis, Jum’at (10/05).

Kapolsek Pakis menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa saat kejadian sekitar pukul 14.45 WIB.

Pelaku AK diketahui sedang melintas di lokasi kejadian tersebut dengan mengendarai sepeda motor sambil membawa sebuah benda berbentuk alat kelamin laki-laki yang terbuat dari silikon.

Saat melintas di Jalan Raya Ampeldento, AK memegang benda tersebut dengan tangan kiri dan mendekatkannya ke daerah kemaluannya.

Namun disaat yang sama, seorang perempuan remaja TW (17), merasa tersinggung dan merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel miliknya. Video tersebut kemudian diunggah melalui media sosial dan menjadi viral.

“Setelah kami selidiki ternyata alat tersebut merupakan alat silikon berbentuk kemaluan laki-laki, jadi ini hanya salah paham,” terangnya.

Dikatakan AKP Sunarko, Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan oleh Andri, serta alat silikon berbentuk kemaluan tersebut.

Pelaku AK sendiri telah mengakui perbuatannya sebagai sebuah kesalahan dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

AKP Sunarko menyebut bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap kasus yang viral tersebut.

Hasilnya, tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.

Polisi juga telah memberikan penjelasan kepada TW, pengunggah konten di media sosial, dan akan melakukan klarifikasi lebih lanjut mengenai permasalahan ini.

“Pemeriksaan terhadap saksi maupun yang bersangkutan, sementara belum ada unsur pidana. Yang bersangkutan sudah membuat klarifikasi bahwa kejadian tersebut tidak disengaja,” jelasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik mengatakan, kesalahpahaman ini menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menanggapi informasi viral di media sosial serta pentingnya klarifikasi yang tepat dari berbagai pihak.

Iptu Ahmad Taufik mengimbau masyarakat untuk tidak gegabah dalam menyebarluaskan informasi tanpa konfirmasi yang jelas dari sumber yang terpercaya.

“Dalam era informasi digital seperti sekarang ini, kita harus lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang kita terima. Jangan mudah terpancing dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,” tegas Iptu Taufik.

Polres Malang juga mengimbau agar masyarakat tidak gegabah dalam menyebarkan informasi tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.

Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat merugikan banyak pihak.

Kasihumas Polres Malang ini mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi penyebaran informasi palsu dengan tidak memviralkan informasi tanpa klarifikasi yang jelas.

“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” tutupnya. (BJ)

Berita Terkait

Ketua HIPMI Jatim Dukung Calon Ketum HIPMI 2026–2029
Kunjungan Baintelkam KBPP Polri Jatim, Perkuat Sinergi Lawan Disinformasi
Danrem 084/BJ Hadiri HUT ke-80 Persit KCK, Harap Organisasi Makin Kompak dan Solid
Pembukaan TMMD ke-128 di Gelar Kasrem 084/BJ, Wujud Sinergi TNI-Rakyat
Kasiter Korem 084/BJ Hadiri Pembukaan TMMD ke-128 Perkuat Sinergi Bersama Rakyat
Mercure Surabaya Grand Mirama bersama Tunas Hijau Gelar Workshop Daur Ulang Tekstil
Bhayangkari Polrestabes Surabaya Hijaukan Lingkungan Aspol Koblen
Polres Madiun bersama Perhutani Tanam Pohon di Hari Bumi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:36 WIB

Ketua HIPMI Jatim Dukung Calon Ketum HIPMI 2026–2029

Kamis, 23 April 2026 - 13:28 WIB

Kunjungan Baintelkam KBPP Polri Jatim, Perkuat Sinergi Lawan Disinformasi

Kamis, 23 April 2026 - 13:16 WIB

Danrem 084/BJ Hadiri HUT ke-80 Persit KCK, Harap Organisasi Makin Kompak dan Solid

Kamis, 23 April 2026 - 13:10 WIB

Pembukaan TMMD ke-128 di Gelar Kasrem 084/BJ, Wujud Sinergi TNI-Rakyat

Kamis, 23 April 2026 - 13:03 WIB

Kasiter Korem 084/BJ Hadiri Pembukaan TMMD ke-128 Perkuat Sinergi Bersama Rakyat

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Bhayangkari Polrestabes Surabaya Hijaukan Lingkungan Aspol Koblen

Kamis, 23 April 2026 - 12:05 WIB

Polres Madiun bersama Perhutani Tanam Pohon di Hari Bumi

Kamis, 23 April 2026 - 11:57 WIB

Yayasan Kemala Bhayangkari Hijaukan Gresik, Tanam Pohon di Asrama Randuagung

Up to date

Ketua HIPMI Jatim M. Ali Affandi dukung Ade Jona Prasetyo sebagai Calon Ketum HIPMI 2026–2029

Berita

Ketua HIPMI Jatim Dukung Calon Ketum HIPMI 2026–2029

Kamis, 23 Apr 2026 - 13:36 WIB