Breaking News

Kapolres Gresik bersama Forkopimda Launching Desa Migran Emas oleh Menteri P2MI

- Publisher

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Launching Desa Migran Emas di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro

Launching Desa Migran Emas di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro

Meganews.co.id, Gresik – Bertempat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada Jum’at (11/07/25) pagi tampak ramai dan penuh antusiasme. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) H. Abdul Kadir Karding, hadir langsung dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Gresik untuk meluncurkan program Desa Migran Emas dengan tema Kampanye Migrasi Aman dan Terlindungi, Pulang Berdaya, Membangun Desa Menuju Indonesia Emas.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, bersama Forkopimda Gresik turut mendampingi penuh dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif.

Turut hadir mendampingi Menteri P2MI antara lain Irjen Pol. Dwiyono (Sekretaris Jenderal Kementerian P2MI), para pejabat eselon I dan II Kementerian, serta rombongan staf khusus. Dari unsur pemerintah daerah tampak Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Dandim 0817 Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Kajari Gresik, Ketua DPRD Gresik, Sekda Gresik, OPD Kabupaten Gresik, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat.

Acara dimulai dengan pembukaan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan doa oleh KH. Ainur Rofiq selaku Ketua MUI Gresik. Dalam sambutannya, Bupati Gresik menyampaikan ucapan selamat datang dan paparan tentang pentingnya program Desa Migran Emas bagi kesejahteraan masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa Gresik memiliki sekitar 330 desa yang mayoritas sudah mandiri dalam hal regulasi perlindungan PMI, dan inisiatif Desa Migran Emas merupakan bentuk inovasi kerja sama lintas pihak untuk memastikan keselamatan, kesejahteraan, dan pendidikan anak-anak PMI, khususnya yang tinggal di Malaysia.

Ia juga mendorong agar para calon PMI dari Gresik berangkat secara legal, lengkap dokumen, dan terampil, termasuk dengan pembekalan bahasa asing seperti Korea, Jepang, dan Jerman, yang disiapkan melalui kelas-kelas khusus di Kabupaten Gresik.

Agenda dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh lima kepala desa: Campurejo, Dalegan, Mentaras, Cangaan, dan Ngemboh, yang menjadi pionir Desa Migran Emas dengan sudah menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) tentang perlindungan PMI. Penandatanganan prasasti, penyerahan penghargaan oleh Menteri P2MI, dan sesi foto bersama menandai komitmen kolaboratif antar stakeholder.

Dalam sambutannya, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengapresiasi langkah Bupati Gresik dalam merancang program perlindungan PMI berbasis desa. Ia memaparkan bahwa Provinsi Jawa Timur adalah penyumbang terbesar penempatan PMI ke luar negeri, dan Kementerian P2MI sebagai kementerian baru di era Presiden Prabowo Subianto mendapat mandat untuk fokus meningkatkan kualitas perlindungan PMI, memastikan penempatan tenaga kerja terampil, serta mencegah terjadinya kekerasan, eksploitasi manusia, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“95 hingga 97 persen kasus eksploitasi dan TPPO terjadi pada PMI yang berangkat tanpa administrasi lengkap atau menggunakan jasa calo. Kami ingin pastikan perlindungan yang lebih baik, dan langkah Gresik sangat tepat sebagai contoh,” tutur Menteri.

Ia juga berpesan agar masyarakat Gresik yang berniat menjadi PMI mempersiapkan dokumen resmi dengan baik demi keamanan dan kesejahteraan keluarga mereka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi doorstop media, paparan materi kebijakan pemberdayaan ekonomi bagi PMI dan keluarga oleh Kementerian P2MI, serta ditutup dengan penyerahan simbolis penghargaan untuk lima Desa Migran Emas di Gresik.

Usai kegiatan di WEP, rombongan Menteri P2MI melanjutkan kunjungan ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik untuk melaksanakan Salat Jumat, makan siang, dan ramah tamah bersama Forkopimda dan pejabat daerah.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan dukungan penuh Polres Gresik terhadap program Desa Migran Emas ini.

“Kami mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya, untuk menjamin hak asasi manusia serta perlindungan hukum, ekonomi dan sosial,” pungkasnya.(BJ)

Berita Terkait

Polres Trenggalek Salurkan Bantuan Air Bersih lewat Patroli Gentong
Polres Madiun Kota Gelar Apel Harkamtibmas, Aktivitas Masyarakat Pascakegiatan Kembali Normal
Satreskrim Polres Gresik Ungkap Curanmor di Rest Area Wahas dan Amankan Dua Pelaku
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Warga Jaga Surabaya di Cangkrukan Kamtibmas
Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Kurir dan Sita 100,72 Gram Sabu
Satbinmas Polresta Sidoarjo Tanamkan Sadar Hukum ke Pelajar dan Cegah Radikalisme
Satbinmas Polres Gresik Bangun Kedekatan dan Komunikasi dengan Kopi Keliling
DJP Jatim Gelar Lelang Serentak 69 Aset Sitaan, Optimalkan Penerimaan Negara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:20 WIB

Polres Trenggalek Salurkan Bantuan Air Bersih lewat Patroli Gentong

Kamis, 24 September 2026 - 17:13 WIB

Polres Madiun Kota Gelar Apel Harkamtibmas, Aktivitas Masyarakat Pascakegiatan Kembali Normal

Kamis, 24 September 2026 - 16:49 WIB

Satreskrim Polres Gresik Ungkap Curanmor di Rest Area Wahas dan Amankan Dua Pelaku

Kamis, 24 September 2026 - 16:41 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Warga Jaga Surabaya di Cangkrukan Kamtibmas

Kamis, 24 September 2026 - 16:35 WIB

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Kurir dan Sita 100,72 Gram Sabu

Kamis, 24 September 2026 - 16:05 WIB

Satbinmas Polres Gresik Bangun Kedekatan dan Komunikasi dengan Kopi Keliling

Kamis, 24 September 2026 - 15:58 WIB

DJP Jatim Gelar Lelang Serentak 69 Aset Sitaan, Optimalkan Penerimaan Negara

Kamis, 24 September 2026 - 14:40 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Terima Paparan Pelaksanaan TMMD ke-130 di Pamekasan

Up to date