Breaking News

Barantin Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Fasilitasi Masukan Hewan Ternak dari Australia

- Publisher

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hewan ternak dari Australia untuk keanekaragaman hayati

Hewan ternak dari Australia untuk keanekaragaman hayati

Sidoarjo, Meganews.co.id Badan Karantina Indonesia (Barantin) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui pengawasan ketat terhadap kedatangan hewan ternak impor asal Australia. Selain untuk memasok ketersediaan protein hewani, pemasukan hewan ternak ini juga ditujukan untuk memperbaiki dan memperkaya keanekaragaman hayati. Deputi Bidang Karantina Hewan, Sriyanto, menegaskan bahwa setiap pemasukan ternak wajib dipastikan kesehatannya melalui pemeriksaan fisik hingga laboratorium sebelum dilepaskan.

“Seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan hewan yang masuk dalam kondisi sehat serta bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK),” tuturnya.

Sebagai informasi, ratusan hewan ternak impor asal Australia masuk melalui Bandar Udara Internasional Juanda, Jawa Timur, Senin (30/03) pukul 19.29 WIB menggunakan pesawat kargo. Ternak yang didatangkan terdiri atas 23 ekor sapi perah, 35 ekor unta, serta 145 ekor domba dari jenis Texel, Suffolk, dan Dorper.

Setibanya di Surabaya, seluruh ternak langsung dibawa ke Instalasi Karantina Hewan (IKH) milik Karantina Jawa Timur di Tandes untuk menjalani masa karantina. Selama periode tersebut, dilakukan pemeriksaan dan pengawasan kesehatan secara ketat guna memastikan seluruh ternak bebas dari penyakit hewan menular strategis, seperti brucellosis, paratuberculosis (Para TB), enzootic bovine leucosis (EBL), bovine viral diarrhea (BVD), serta lumpy skin disease (LSD). Jika sudah dipastikan kesehatannya maka dilakukan akan dilakukan pelepasan.

Sriyanto menjelaskan, kehadiran sapi perah impor diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi susu nasional sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan khususnya ketersediaan protein hewani. Menurutnya ketersediaan produk peternakan, khususnya susu dan daging juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi masyarakat, termasuk program makan bergizi gratis (MBG). Pasokan bahan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan program tersebut.

“Kami memastikan setiap ternak yang masuk telah melalui pengawasan ketat, sehingga produk turunannya dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat secara aman dan berkelanjutan,” terangnya.

Selain mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani, masuknya domba Texel, Suffolk, dan Dorper juga dinilai dapat memperbaiki dan memperkaya keanekaragaman genetik ternak di Indonesia.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur (Karantina Jawa Timur), Sokhib menambahkan bahwa kebutuhan terhadap sapi perah masih cukup tinggi, sehingga impor menjadi salah satu langkah jangka pendek untuk menjaga ketersediaan pasokan. Hal tersebut dapat dilihat dari data impor pada sistem layanan digital Best Trust Badan Karantina Indonesia sepanjang 2025 yang mencatat sebanyak 2.863 ekor sapi perah, serta 265 ekor domba yang terdiri atas 230 ekor domba Dorper dan 35 ekor domba Suffolk impor masuk ke Jawa Timur.

Sriyanto menambahkan bahwa pengawasan lalu lintas hewan impor merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan hayati nasional. Melalui pengawasan yang optimal, ternak impor yang masuk diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi pengembangan sektor peternakan nasional serta mendukung program swasembada pangan secara berkelanjutan.

“Kami memastikan seluruh prosedur karantina dilaksanakan sesuai standar, sehingga risiko masuk dan menyebarnya penyakit hewan dari luar negeri dapat dicegah,” pungkasnya.(BJ)

Berita Terkait

Polres Trenggalek Salurkan Bantuan Air Bersih lewat Patroli Gentong
Polres Madiun Kota Gelar Apel Harkamtibmas, Aktivitas Masyarakat Pascakegiatan Kembali Normal
Satreskrim Polres Gresik Ungkap Curanmor di Rest Area Wahas dan Amankan Dua Pelaku
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Warga Jaga Surabaya di Cangkrukan Kamtibmas
Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Kurir dan Sita 100,72 Gram Sabu
Satbinmas Polresta Sidoarjo Tanamkan Sadar Hukum ke Pelajar dan Cegah Radikalisme
Satbinmas Polres Gresik Bangun Kedekatan dan Komunikasi dengan Kopi Keliling
DJP Jatim Gelar Lelang Serentak 69 Aset Sitaan, Optimalkan Penerimaan Negara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:20 WIB

Polres Trenggalek Salurkan Bantuan Air Bersih lewat Patroli Gentong

Kamis, 24 September 2026 - 17:13 WIB

Polres Madiun Kota Gelar Apel Harkamtibmas, Aktivitas Masyarakat Pascakegiatan Kembali Normal

Kamis, 24 September 2026 - 16:49 WIB

Satreskrim Polres Gresik Ungkap Curanmor di Rest Area Wahas dan Amankan Dua Pelaku

Kamis, 24 September 2026 - 16:41 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Warga Jaga Surabaya di Cangkrukan Kamtibmas

Kamis, 24 September 2026 - 16:35 WIB

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Kurir dan Sita 100,72 Gram Sabu

Kamis, 24 September 2026 - 16:05 WIB

Satbinmas Polres Gresik Bangun Kedekatan dan Komunikasi dengan Kopi Keliling

Kamis, 24 September 2026 - 15:58 WIB

DJP Jatim Gelar Lelang Serentak 69 Aset Sitaan, Optimalkan Penerimaan Negara

Kamis, 24 September 2026 - 14:40 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Terima Paparan Pelaksanaan TMMD ke-130 di Pamekasan

Up to date