Breaking News

Polda Jatim Gelar Anev Sitkamtibmas Bulan Agustus Hingga September 2024

- Publisher

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto

Meganews.co.id, Surabaya – Polda Jawa Timur kembali menggelar Analisa dan evaluasi (Anev) Sitkamtibmas periode bulan Agustus hingga September 2024 di Rupatama Mapolda Jatim, Selasa (08/10/24).

Anev yang dipimpin Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M.Si., didampingi Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce itu diikuti oleh seluruh pejabat utama Polda Jatim dan para Kapolres/tabes/ta jajaran serta para anggota Polres jajaran secara during.

Pada kegiatan anev tersebut, Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M.Si., memberikan apresiasi kepada para anggota satuan kerja dan para Kapolres jajaran yang sudah menunjukan kerja keras dan komitmennya menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah masing – masing.

Apresiasi disampaikan oleh Kapolda Jatim berdasar hasil Anev gangguan Kamtibmas pada bulan Agustus dan September 2024, Polda Jatim dan jajaran berhasil menyelesaikan sejumlah kasus dan menekan angka kriminalitas.

“Saya mengapresiasi karena berdasarkan data jumlah gangguan Kamtibmas mengalami penurunan pada Bulan September 2024,” tutur Irjen Pol Imam Sugianto.

Adapun data jumlah tindak pidana sebanyak 6.086 kasus sepanjang bulan Agustus di Jawa Timur, dapat diselesaikan oleh Polda Jatim beserta jajaran sebanyak 7.094 atau presentase penyelesaian sebesar 116.5 persen.

Sedangkan pada bulan September 2024 jumlah tindak pidana mengalami penurunan menjadi 6.209 kasus dan mampu diselesaikan atau crime clearance sebanyak 6.225 (100,26 %).

Kapolda Jatim menyampaikan, dalam pemberantasan Narkoba selama Agustus dan September 2024, Polda Jatim berhasil menangkap pengedar Narkoba Jaringan Internasional di Sidoarjo.

Pada pengungkapan kasus tersebut tersangka pengedar dan barang bukti berupa Sabu seberat 30 Kg dengan nilai Rp. 30 Millar berhasil diamankan Polisi.

“Penangkapan ini bukan hanya berdampak pada pemutusan rantai peredaran Narkoba, namun juga menyelamatkan sedikitnya 150 Ribu jiwa dari dampak penyalahgunaan Narkoba itu,” jelas Irjen Imam Sugianto.

Keberhasilan ini kata Kapolda Jatim sebagian dari wujud komitmen yang kuat dari Polda Jawa Timur dan jajarannya dalam memberantas dan mewujudkan Jawa Timur zero Narkoba.

Terkait Lalu lintas, Kapolda Jatim juga mengatakan data kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jawa Timur pada bulan September 2024 menurun.

“Angka lakalantas pada Bulan September 2024 ini menurun,” terang Irjen Imam Sugianto.

Pada Bulan Agustus 2024 tercatat kejadian lakalantas sebanyak 2.861 dengan 401 korban meninggal, 107 luka berat, 3.715 luka ringan dan kerugian material mencapai Rp. 3.394.550.000,-

Sedangkan pada Bulan September tercatat kejadian lakalantas sebanyak 2.624 dengan 297 korban meninggal, 107 luka berat, 3715 luka ringan dan kerugian material Rp. 3.307.700.000,-

Untuk menekan angka lakalantas, Kapolda Jatim meminta kepada para Kapolres jajaran agar mengimplementasikan dan menggelorakan program Mahameru Lantas.

“Program Mahameru lantas ini untuk meningkatkan pencegahan dan kesadaran kepada Masyarakat untuk tertib berlalulintas dan mengutamakan keselamatan,” tegas Irjen Pol Imam Sugianto.

Sementara itu untuk menghadapi Pilkada serentak 2024 di Jawa Timur, Polda Jatim dan jajarannya akan terus meningkatkan sinergitas dengan TNI dan stakeholder yang ada dalam menjaga kondusifitas di Jawa Timur.

Polda Jatim juga terus menggelorakan Cooling System pada tahapan – tahapan Pilkada serentak 2024 di Jawa Timur.

Disisi lain terkait situasi berdasarkan rilis BMKG, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan perlu antisipasi terhadap potensi bencana Hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Dari data BMKG Stasiun Meteorologi Juanda yang kita terima, Jawa Timur diperkirakan akan memasuki musim Pancaroba pada awal November, ini juga perlu kita antisipasi,” urai Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim meminta seluruh jajaran untuk melakukan upaya mitigasi dan kolaborasi dengan stakeholder yang ada untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana tersebut.

“Kita edukasi kepada Masyarakat, dan melakukan langkah – langkah keselamatan dan kesigapan agar dampak yang ditimbulkan bencana Hidrometeorologi ini dapat diminimalisir,” tutup Irjen Imam Sugianto.(BJ)

Berita Terkait

‎Dibangunnya KDKMP Wujud Harapan Baru Masyarakat di Balongbendo
‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat
Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat
Kasi Intel Korem 084/BJ Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Hadiri HUT PWI ke-80
Satresnarkoba Polres Mojokerto Tangkap Tersangka Pengedar Sabu dan Sita 17,69 Gram Sabu
Satgas Pangan Polres Pasuruan Bantu Stabilkan Harga Minyakita di Pasaran
Polres Probolinggo Gelar Aksi Penghijauan Pulihkan Lahan Kritis dengan Gerakan Indonesia Asri
Sabuk Kamtibmas, Polres Lamongan Pererat Hubungan dengan Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 22:34 WIB

‎Dibangunnya KDKMP Wujud Harapan Baru Masyarakat di Balongbendo

Minggu, 19 April 2026 - 22:27 WIB

‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:21 WIB

Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:15 WIB

Kasi Intel Korem 084/BJ Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Hadiri HUT PWI ke-80

Minggu, 19 April 2026 - 22:08 WIB

Satresnarkoba Polres Mojokerto Tangkap Tersangka Pengedar Sabu dan Sita 17,69 Gram Sabu

Minggu, 19 April 2026 - 21:51 WIB

Polres Probolinggo Gelar Aksi Penghijauan Pulihkan Lahan Kritis dengan Gerakan Indonesia Asri

Minggu, 19 April 2026 - 21:45 WIB

Sabuk Kamtibmas, Polres Lamongan Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 21:38 WIB

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Hukum terkait KUHP dan KUHAP

Up to date