Breaking News

Persit Manunggal Posyandu bersama BKB Advokasi dan KIE Pengasuhan 1000 HPK

- Publisher

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaper BKKBN Jatim Maria Ernawati bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin

Kaper BKKBN Jatim Maria Ernawati bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin

Meganews.co.id, Surabaya — Dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Kodam V/Brawijaya berkolaborasi dengan Kemendukbangga/ BKKBN Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Persit Manunggal Posyandu dan BKB Advokasi dan KIE Pengasuhan 1000 HPK Menuju Keluarga Sehat Indonesian Emas 2045.”

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, MM, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/ Brawijaya Mayor Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Mayjen TNI) Rudy Saladin, Ketua Persit KCK Daerah Kodam V/Brawijaya, Ibu Vira Rudi Saladin, beserta jajaran pengurus, para narasumber dari Dinas Kesehatan, serta perwakilan dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, MM, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia.

Menurutnya, BKKBN kini telah bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sesuai amanah Presiden RI Prabowo Subianto, dengan dua fokus utama: pengendalian jumlah penduduk dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Jawa Timur saat ini sudah memiliki tingkat kelahiran yang cukup rendah, yaitu TFR 1,9. Namun, tantangan berikutnya bukan lagi pada jumlah, melainkan bagaimana meningkatkan kualitas penduduk dari aspek pendidikan, kesehatan, dan ketahanan keluarga,” terang Maria Ernawati, Kamis (23/10/25).

Ia juga menambahkan bahwa isu stunting masih menjadi perhatian besar. Meski prevalensinya di Jawa Timur sudah menurun hingga 14,7 persen, provinsi ini masih menempati urutan kedua terendah setelah Bali. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang berkelanjutan antara BKKBN, Dinas Kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat, termasuk peran aktif Persit dan Posyandu.

Maria menekankan bahwa Posyandu menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan anak. Melalui kegiatan advokasi, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat pembelajaran keluarga dalam pengasuhan anak usia dini, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Kami berharap pelayanan Posyandu di lingkungan Persit semakin meningkat, baik dari segi kualitas maupun keterjangkauannya. BKKBN siap berkolaborasi dengan seluruh kepala dinas KB dan kesehatan di kabupaten/kota untuk memperkuat layanan ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Maria menjelaskan pentingnya melakukan klasifikasi terhadap penyebab stunting agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran. Menurutnya, faktor penyebab stunting dapat berasal dari pola asuh yang kurang tepat, penyakit bawaan, kondisi ekonomi, hingga sanitasi dan akses air bersih yang tidak memadai.

“Setiap penyebab memiliki pendekatan penanganan yang berbeda. Melalui KIE yang intensif, kami ingin masyarakat lebih memahami pentingnya gizi, kebersihan lingkungan, dan kasih sayang dalam tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Kegiatan Persit Manunggal Posyandu dan BKB ini menjadi wujud nyata sinergi antara Kodam 5 Brawijaya, BKKBN, dan pemerintah daerah untuk membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dengan penguatan pengasuhan 1000 HPK dan pelayanan Posyandu yang optimal, diharapkan setiap keluarga Indonesia mampu melahirkan anak-anak yang tumbuh sehat secara fisik, cerdas secara intelektual, serta kuat secara karakter.

“Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi emas, generasi yang mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang gemilang,” tutup Maria Ernawati.(BJ)

Berita Terkait

‎Dibangunnya KDKMP Wujud Harapan Baru Masyarakat di Balongbendo
‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat
Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat
Kasi Intel Korem 084/BJ Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Hadiri HUT PWI ke-80
Satresnarkoba Polres Mojokerto Tangkap Tersangka Pengedar Sabu dan Sita 17,69 Gram Sabu
Satgas Pangan Polres Pasuruan Bantu Stabilkan Harga Minyakita di Pasaran
Polres Probolinggo Gelar Aksi Penghijauan Pulihkan Lahan Kritis dengan Gerakan Indonesia Asri
Sabuk Kamtibmas, Polres Lamongan Pererat Hubungan dengan Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 22:34 WIB

‎Dibangunnya KDKMP Wujud Harapan Baru Masyarakat di Balongbendo

Minggu, 19 April 2026 - 22:27 WIB

‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:21 WIB

Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:15 WIB

Kasi Intel Korem 084/BJ Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Hadiri HUT PWI ke-80

Minggu, 19 April 2026 - 22:08 WIB

Satresnarkoba Polres Mojokerto Tangkap Tersangka Pengedar Sabu dan Sita 17,69 Gram Sabu

Minggu, 19 April 2026 - 21:51 WIB

Polres Probolinggo Gelar Aksi Penghijauan Pulihkan Lahan Kritis dengan Gerakan Indonesia Asri

Minggu, 19 April 2026 - 21:45 WIB

Sabuk Kamtibmas, Polres Lamongan Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 21:38 WIB

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Hukum terkait KUHP dan KUHAP

Up to date