Breaking News

Momentum Harganas ke-32, Jatim Gaungkan Keluarga sebagai Pilar Bangsa

- Publisher

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaper BKKBN Jatim Maria Ernawati saat potong tumpeng di momen Harganas ke-32

Kaper BKKBN Jatim Maria Ernawati saat potong tumpeng di momen Harganas ke-32

Meganews.co.id, Surabaya – Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 diperingati dengan semangat penuh makna di Jawa Timur. Acara ini menjadi refleksi mendalam akan pentingnya keluarga dalam membentuk fondasi bangsa yang kuat, berdaya saing, dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Kememndukbangga/ BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., menyampaikan sambutan resmi Menteri kependudukan dan Pembangunan Keluarga /BKKBN yang sarat pesan strategis dan empati kepada seluruh keluarga Indonesia.

Tema Nasional: Dari Keluarga untuk Indonesia Maju

Dengan mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, Harganas tahun ini menyoroti peran utama keluarga dalam membentuk generasi masa depan yang unggul.

“Keluarga adalah pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan untuk bersaing di era global,” terang Dra. Maria Ernawati, pada Senin (30/06/25).

Menjawab Tantangan dan Memaksimalkan Peluang Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam sambutannya, Maria Ernawati menegaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan besar seperti perubahan iklim, kesenjangan sosial, dan revolusi teknologi. Namun di balik tantangan itu, terdapat peluang emas berupa bonus demografi dan kemajuan teknologi yang perlu dimanfaatkan maksimal.

“Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang yang akan membawa dampak besar bagi bangsa. Keluarga yang tangguh akan membentuk negara yang tangguh pula,” tuturnya.

Strategi BKKBN: 5 Program Unggulan Wujudkan Keluarga Berkualitas

Dalam rangka mempercepat pembangunan keluarga, Kemendukbangga/BKKBN menghadirkan 5 program prioritas yang menjadi bagian dari strategi nasional dalam pembangunan keluarga:

1. GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Stunting)

Program ini menyasar 1 juta keluarga berisiko stunting dengan dukungan nutrisi, non-nutrisi, dan pendampingan selama 1.000 hari pertama kehidupan.

2. TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)

Ditujukan untuk tempat penitipan anak (TPA), program ini memberikan pelatihan kepada para pengasuh agar memahami pertumbuhan anak dan mengurangi beban psikologis keluarga.

3. GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)

Mengajak ayah dan calon ayah terlibat aktif dalam pengasuhan anak dan mendampingi remaja, guna membentuk generasi yang mandiri, bertanggung jawab, dan optimis.

4. SIDAYA (Lansia Berdaya dan Bahagia)

Pendampingan bagi keluarga lansia agar tetap produktif dan sehat, dengan kolaborasi lintas sektor.

5 Super APP
Aplikasi digital terpadu yang menyediakan layanan informasi, konsultasi, dan data terkait kependudukan dan pembangunan keluarga.

Tantangan Teknologi dan Ketahanan Keluarga

Dalam era digital ini, Maria mengingatkan akan potensi ancaman dari gawai dan perangkat digital yang telah menjadi “anggota baru” dalam keluarga.

“Kita harus hati-hati. Jangan sampai handphone yang justru mengatur kita, bukan sebaliknya. Interaksi antar anggota keluarga jangan sampai kalah oleh waktu bermain gawai,” jelasnya.

Kolaborasi untuk Kesejahteraan Keluarga

Menurut Maria, membangun keluarga berkualitas tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan komitmen multi pihak, termasuk masyarakat, organisasi sosial, dan dunia usaha.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Kita butuh program yang pro-keluarga, peningkatan anggaran, dan kerja sama lintas sektor agar pembangunan keluarga bisa merata dan tepat sasaran,” katanya.

Penutup: Keluarga Adalah Harapan Masa Depan Bangsa

Melalui Harganas ke-32 ini, BKKBN Jawa Timur mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperkuat pondasi keluarga sebagai bentuk kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

“Mari kita perkuat kolaborasi, integrasi program serta inovasi layanan demi menjangkau keluarga-keluarga yang paling membutuhkan,” tutup Maria Ernawati.(BJ)

Berita Terkait

Prajurit TNI Dituntut Jadi Pioner dan Teladan, Hadapi Perubahan Lingkungan Strategis
Satreskrim Polres Bondowoso Tangkap Dua Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Polresta Sidoarjo Patroli Polwan Jenggala Presisi, Jaga Harkamtibmas
Dirres PPA-PPO Polda Jatim Pulangkan PMI asal Malang dan Tangkap Tersangka Penyalur Ilegal
Polemik Pilkades di Desa Pepelegi, Dinas PMD Sidoarjo Diduga Tak Netral saat Monitoring
‎Dibangunnya KDKMP Wujud Harapan Baru Masyarakat di Balongbendo
‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat
Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:28 WIB

Prajurit TNI Dituntut Jadi Pioner dan Teladan, Hadapi Perubahan Lingkungan Strategis

Senin, 20 April 2026 - 20:21 WIB

Satreskrim Polres Bondowoso Tangkap Dua Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Senin, 20 April 2026 - 20:11 WIB

Polresta Sidoarjo Patroli Polwan Jenggala Presisi, Jaga Harkamtibmas

Senin, 20 April 2026 - 20:04 WIB

Dirres PPA-PPO Polda Jatim Pulangkan PMI asal Malang dan Tangkap Tersangka Penyalur Ilegal

Senin, 20 April 2026 - 19:56 WIB

Polemik Pilkades di Desa Pepelegi, Dinas PMD Sidoarjo Diduga Tak Netral saat Monitoring

Minggu, 19 April 2026 - 22:27 WIB

‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:21 WIB

Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:15 WIB

Kasi Intel Korem 084/BJ Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Hadiri HUT PWI ke-80

Up to date