Breaking News

AKU dan BKKBN Gelar Konsolidasi Nasional Andalan Kelompok UPPKA 2026

- Publisher

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaper BKKBN Jatim Maria Ernawati saat tinjau UMKM

Kaper BKKBN Jatim Maria Ernawati saat tinjau UMKM

Meganews.co.id, Surabaya — Andalan Kelompok UPPKA (AKU) menggelar Konsolidasi Nasional Andalan Kelompok UPPKA (AKU) 2026 di Surabaya, 3–5 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, menyelaraskan strategi, serta membuka peluang pengembangan bisnis bagi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor KB (UPPKA) di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Pusat AKU, Ir. Ambar Rahayu, MNS, menyampaikan bahwa konsolidasi nasional ini bertujuan memperkuat institusi AKU sekaligus meningkatkan kapasitas kelompok UPPKA agar mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan zaman.

“Konsolidasi ini menyatukan langkah dan strategi, memperkenalkan peluang-peluang yang bisa dikembangkan ke depan, serta memperkuat kelembagaan AKU itu sendiri. Selain materi kebijakan dan strategi, kami juga memberikan penguatan karakter UMKM, karena tanpa karakter yang kuat, UMKM tidak akan mampu bertahan,” tutur Ambar.

Dukungan pemerintah ditegaskan oleh Wahidah Paheng, Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Ia menekankan bahwa BKKBN berkomitmen mendampingi AKU dan kelompok UPPKA secara berkelanjutan, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui pembinaan dan kolaborasi lintas sektor.

“Di Indonesia terdapat sekitar 43 ribu kelompok UPPKA. Mereka berperan penting sebagai wadah pemberdayaan ekonomi keluarga, khususnya bagi keluarga muda. Dukungan kami tidak hanya berupa kebijakan, tetapi juga kolaborasi dengan kementerian/lembaga lain, mitra CSR, serta pelatihan yang relevan, termasuk literasi keuangan dan pemanfaatan produk keuangan digital,” terang Wahidah.

Menurut Wahidah, pemberdayaan ekonomi keluarga dilakukan melalui dua pendekatan utama, yakni literasi dan pengelolaan keuangan keluarga serta pengembangan usaha ekonomi keluarga. Dalam konteks ini, AKU dinilai memiliki peran strategis karena berhubungan langsung dengan kelompok-kelompok UPPKA di lapangan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, MM, menyampaikan harapannya agar konsolidasi nasional ini mampu mendorong kelompok UPPKA untuk “naik kelas”.

“Di Jawa Timur saat ini terdapat sekitar 3.600 kelompok UPPKA yang aktif dan sekitar 5.000 kelompok yang perlu terus didorong pengembangannya. Dengan konsolidasi ini serta dukungan kebijakan kementerian, kami berharap kelompok UPPKA dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing,” jelas Ernawati.

Wahidah menambahkan bahwa UPPKA tidak hanya berfokus pada aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi media strategis dalam menyampaikan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) kepada masyarakat.

“Melalui Konsolidasi Nasional AKU 2026 ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara AKU, BKKBN, dan para pemangku kepentingan lainnya guna mewujudkan penguatan ekonomi keluarga sekaligus ketahanan keluarga yang berkelanjutan,” tutupnya.(BJ)

Berita Terkait

Prajurit TNI Dituntut Jadi Pioner dan Teladan, Hadapi Perubahan Lingkungan Strategis
Satreskrim Polres Bondowoso Tangkap Dua Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Polresta Sidoarjo Patroli Polwan Jenggala Presisi, Jaga Harkamtibmas
Dirres PPA-PPO Polda Jatim Pulangkan PMI asal Malang dan Tangkap Tersangka Penyalur Ilegal
Polemik Pilkades di Desa Pepelegi, Dinas PMD Sidoarjo Diduga Tak Netral saat Monitoring
‎Dibangunnya KDKMP Wujud Harapan Baru Masyarakat di Balongbendo
‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat
Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:28 WIB

Prajurit TNI Dituntut Jadi Pioner dan Teladan, Hadapi Perubahan Lingkungan Strategis

Senin, 20 April 2026 - 20:21 WIB

Satreskrim Polres Bondowoso Tangkap Dua Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Senin, 20 April 2026 - 20:11 WIB

Polresta Sidoarjo Patroli Polwan Jenggala Presisi, Jaga Harkamtibmas

Senin, 20 April 2026 - 20:04 WIB

Dirres PPA-PPO Polda Jatim Pulangkan PMI asal Malang dan Tangkap Tersangka Penyalur Ilegal

Senin, 20 April 2026 - 19:56 WIB

Polemik Pilkades di Desa Pepelegi, Dinas PMD Sidoarjo Diduga Tak Netral saat Monitoring

Minggu, 19 April 2026 - 22:27 WIB

‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Harapan Baru Kehidupan Ekonomi Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:21 WIB

Danrem 084/BJ Cek Lokasi Pembangunan, Pastikan Beri Manfaat untuk Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 22:15 WIB

Kasi Intel Korem 084/BJ Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Hadiri HUT PWI ke-80

Up to date