Meganews.co.id, Bojonegoro – Tim gabungan yang terdiri dari Polres dan Pemkab Bojonegoro turun tangan menyikapi keluhan warga mengenai bahan bakar jenis Pertalite yang diduga bercampur air. Pengecekan lapangan dilakukan pada Senin (27/10), setelah sejumlah pengendara motor mengalami mogok usai mengisi BBM.
Tim yang dipimpin oleh Kanit Pidsus Satreskrim Polres Bojonegoro, IPDA A. Zaenan Na’im, dan Kepala Disdagkop UM Bojonegoro, Retno Wulandari, mendatangi bengkel dan beberapa SPBU. Di Bengkel Honda AHAS, ditemukan puluhan konsumen mengalami masalah serupa, yakni motor mogok setelah mengisi Pertalite di lokasi berbeda.
Pemeriksaan di SPBU Balen, Prayungan, dan Sawunggaling menunjukkan adanya laporan bau menyengat pada pasokan Pertalite pada tanggal 20–25 Oktober. Namun, pasokan bermasalah tersebut telah dikembalikan ke Depo Pertamina Tuban, dan sejak Minggu (26/10), pasokan BBM dilaporkan kembali normal. Tim juga mengambil sampel dari kendaraan yang bermasalah untuk diuji.
“Kami masih terus mengumpulkan data dan bukti untuk memastikan sumber permasalahan,” pungkas IPDA A. Zaenan Na’im. Pihak Pertamina telah membuka posko pengaduan di SPBU Sawunggaling dan Jetak untuk menampung laporan warga.(BJ)









